Halaman

Jumat, 22 Oktober 2010

Derita , darah dan airmata

Menulis tentang derita,darah dan air mata
Pedih menghujam kisah kasih anak manusia
Berucap dalam diri demikian lirih
Merenung sejenak tuk berdiam
Di balik waktu semua begitu kelabu
Manusia tak dapat tangguhkan derita
Tampan menghembus nyawa kelangit
Kulihat keji tanpa belas kasih manusia menghabisi..
Cantik indah rupa cahaya cinta mu tlah larut berpendar kini kau amnesia
Akhir cinta yang penuh tangis perih
ku tak mengerti apa yang terjadi mendengarnya buat mengigil diri
Entah seperti apa tangis yang memecah menyeru biru menghambur di rasa dua keluarga
Mungkin tentang kisah yang teramat dalam teramat biru
Ini bukan puisi,mungkin..
Mungkin kisah kasih pedih yang terjadi
Mungkin kisah kasih yang tak tereja
ini nyata

Tidak ada komentar: