Biar semua mengalir dalam hujan
Membasahi tanah menghapus jejak langkah
Merudum bersama deras airmata
Bila kelak kita berjumpa aku bersumpah memalingkan muka
Mematahkan seluruh tulangku
Jika meluruh padamu
Di penghujung senja aku datang mengepak sempurna,meningalkanmu
dan Diamlah! Jangan katakan apapun. tak ingin mendengar sepatah katamu lagi
Dengan cinta aku menunggumu. Dengan cinta aku melupakanmu..
Kamis, 25 November 2010
Senin, 08 November 2010
Langit buram sekedar pembatas ingatan
Aku yang buram sekotor debu yang menjejak kian kerak,
Menyendiri di tepi jalan yang temaram
Semua aksara meranggas di hati,
Langit buram sekedar pembatas ingatan Mengingat hidup mengenang kematian?!
Kematian adalah penghujung jalan yang aku tunggu? Ataukah gerbang kearah perjalanan baru?
Kematian menyisakan kepedihan mendalam
seperti Cinta, ia akan memutus masa dan waktu
Andai kematian datang biar ku yang terdepan agar tak ku menangis karena kematian
Menyendiri di tepi jalan yang temaram
Semua aksara meranggas di hati,
Langit buram sekedar pembatas ingatan Mengingat hidup mengenang kematian?!
Kematian adalah penghujung jalan yang aku tunggu? Ataukah gerbang kearah perjalanan baru?
Kematian menyisakan kepedihan mendalam
seperti Cinta, ia akan memutus masa dan waktu
Andai kematian datang biar ku yang terdepan agar tak ku menangis karena kematian
Langganan:
Postingan (Atom)