Halaman

Senin, 28 Juni 2010

Tak tertafsir

Jenuh,muak mengisi jiwa mencerna kata-kata sampah tak berguna
Kebebasan masih impian di angan
sampai datang menjelang
Ampas kesabaran menghias kehidupan
Tertatih di sepanjang jalan antah berantah dengan banyak tuhan
Perih terbahak menderu-deru
Angan semakin tak tentu dan layu
Meragu mimpi yang entah kemana

Tidak ada komentar: