Halaman

Rabu, 05 Mei 2010

penuh mani

tak jenuh berganti hati?
manusia tetap serupa..
meski rupa rupa warnanya
kau menari nari dari satu hati ke hati tak jua henti peluk sana peluk sini penuh mani
kini aku adalah mimpi mu yang menepi

(inspirasi dari dia yang tlah pnuh noda,ibarat baju da lecek sangat)
 

Tidak ada komentar: